Mengejar Karir di Usia Tua. Apakah Sudah Terlambat ?

1 min read

Mengejar Karir di Usia Tua

IwanWahyudiCentre.com – Mengejar Karir di Usia Tua. Bekerja adalah kebutuhan setiap orang. Karena dengan bekerja itulah seseorang akan mendapatkan penghasilan untuk biaya hidupnya. Lebih utama dari bekerja adalah berkarir, yaitu perjalanan seseorang dalam pekerjaan tertentu. Apa Anda masih bingung antara pekerjaan dan karir ?

Apa bedanya karir dan kerja?

Secara makna, pekerjaan adalah sebuah tugas yang diberikan dan dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan uang atau gaji. Misalnya seseorang bekerja di perusahaan, maka ia dibayar / digaji karena setiap harinya ia mendapatkan tugas dari perusahaan. Sedangkan karir bermakna pada peran pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang sepanjang hidupnya.

Atau lebih jelasnya Moekijat (1990) menyatakan karir adalah kemajuan seseorang dalam suatu lapangan pekerjaan yang diperolehnya selama ia bekerja atau perkembangan kemajuan seseorang dalam suatu lapangan pekerjaan selama masa aktif dalam hidupnya.

Nah, masalahnya adalah apa yang harus Anda lakukan jika baru punya keinginan untuk mengejar karier yang lebih baik di usia yang sudah senior / tua? Karena itulah artikel ini ditulis untuk menjawab tentang rasa penasaran tentang Mengejar Karir di Usia Tua.

BACA JUGA   Cara Pekerja Senior Tidak Kalah dengan Pekerja Muda. Apa Masih Bisa ?

Saya pernah beberapa kali mendengar curahan hati para senior yang merasa sudah terlambat untuk mengejar karier yang lebih baik. Mereka mengaku menyesal tidak berusaha lebih keras di usia yang lebih muda.

Tapi pertanyaannya, apakah benar ada kata terlambat untuk mengejar kesuksesan? Saya rasa tidak.

Sebagai contoh. Ada orang tua yang baru memulai bisnis perkebunan dan peternakan setelah memasuki usia pensiun. Apakah itu artinya sudah terlambat untuk mereka memulai bisnis baru? Menariknya mereka sama sekali tidak pernah memusingkan hal itu. Mereka fokus mempelajari teknik-teknik berkebun secara organik, mempelajari cara beternak kambing dan kelinci, serta fokus mengatur strategi untuk mengelola tim kecil yang membantu kegiatan operasional harian di desa.

Suatu hari orang tua itu mengirimkan foto panen di desa dan anaknya lumayan kaget melihatnya. Ternyata hasil panen kebunnya sudah tidak muat diangkut menggunakan mobil pribadi. Jumlah hewan ternak yang ada di dalam kandang juga sudah bertambah lebih dari dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

BACA JUGA   Cara Pekerja Senior Tidak Kalah dengan Pekerja Muda. Apa Masih Bisa ?

Orang tua itu tidak menyadari progress-nya sudah sepesat itu karena selama ini mereka lebih fokus pada proses pengembangannya dan tidak melulu soal hasilnya. Persis pada saat itulah saya menyadari bahwa kita tidak akan lagi memikirkan soal kata “terlambat” setelah kita mengambil langkah pertama untuk memulainya. Akan lain hal jika kita hanya memikirkan waktu yang sudah terbuang sehingga ujung-ujungnya malah jadi lebih banyak waktu yang terus terbuang.

Jadi ayo mulai ambil langkah pertama itu! Ciptakan peluang baru dan jangan hanya menunggu peluang itu datang dengan sendirinya. Tidak usah takut terlambat karena bukankah lebih baik terlambat daripada tidak pernah memulai sama sekali?

Jadi jika Anda yang merasa sudah tua ingin memulai karir yang baru sesuai passion Anda, silahkan. Jangan menyerah hanya karena usia. Banyak mereka yang sudah tua melakukan segalanya dengan hati, akhirnya sukses juga.  Yang terpenting adalah apa yang Anda lakukan niatkan untuk membantu sesama, misalnya untuk mensejahterakan keluarga dan orang-orang di sekitar Anda.

BACA JUGA   Cara Pekerja Senior Tidak Kalah dengan Pekerja Muda. Apa Masih Bisa ?

Cukup sekian pembahasan kita kali ini tentang  Mengejar Karir di Usia Tua. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan memulainya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *